Kamis, 11 Februari 2010 - 15:23:40 WIB
Kepala Capem BMI Taliwang: Bagi Hasil Pasti Lebih Manusiawi
Diposting oleh : Herman Susilo
Kategori: KUM3
- Dibaca: 183 kali
Berdirinya KJKS KUM3 (Koperasi Jasa Keuangan Syariah Komunitas Usaha Mikro Muamalat
berbasis Masjid, red) di Sumbawa menjadi moment berharga bagi masyarakat dalam mengembangkan
bisnis berbasis syariah. Berbagai transaksi ribawi bisa segera diminimalisir dengan
pola bagi hasil yang terapkan KJKS tersebut.
Masyarakat Sumbawa pun dihimbau untuk segera beralih dari transaksi ribawi ke
murni syariah. ''Kita sebaiknya sudah memulai transaksi dengan pola bagi hasil,''
ujar Aisyah. Hal tersebut disampaikan dalam acara Launching KJKS KUM3 Sumbawa
Selasa (9/2) di Desa Langam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa Besar, Nusa
Tenggara Barat.
Dia mengingatkan pola riba selama ini justru banyak merugikan masyarakat. ''Kalau
dalam sistem riba, bapak/ibu untung ataupun rugi tetap harus mengembalikan
pinjaman plus bunganya,'' tambah Aisyah. ''Sedangkan dalam sistem bagi hasil perkembangan
usaha pun akan diperhatikan, apakah mendapatkan keuntungan atau dirundung
kerugian,'' ujar lulusan magister management Universitas Hasanudin Makassar ini. ''Jadi pola bagi hasil pasti lebih manusiawi, ya kan Bu?!'' tanyanya kepada
audiens.
Aisyah berharap masyarakat bisa menabung untuk mempersiapkan musim tanam yang akan datang. ''Ajaklah warga lain untuk turut menabung dan membesarkan lembaga ini,'' pesan perempuan asli Taliwang Sumbawa Barat ini menutup sambutannya.





Salurkan ZISWAF Anda ke Rekening Bank Muamalat :



